Ragam Bahasa dalam Masyarakat

Oleh : Hamjah Diha*

Pengertian Ragam Bahasa

Manusia adalah salah satu mahluk sosial yang diciptakan oleh Tuhan di muka bumi. Sebagai mahluk sosial, tentunya membutuhkan manusia yang lain untuk berinteraksi, bertukar pikiran, dan lain sebagainya. Pada saat proses interkasi atau tukar pikiran tersebut, membutuhkan alat bantu sehingga apa yang ingin manusia sampaikan ke manusia yang lain bisa di mengerti oleh lawan bicaranya. Alat bantu itu kita sebut dengan istilah “bahasa”. Bahasa sebagai alat komunikasi atau alat untuk bertukar pikiran antara manusia yang satu dengan manusia yang lain. Komunikasi tersebut tentunya bersifat heterogen atau beraneka ragam. Di saat komunikasi yang bersifat heterogen atau beraneka ragam itulah muncul “ragam bahasa” dalam masyarakat.

Menurut https://kbbi.web.id/, bahwa ragam atau variasi bahasa adalah penggunaan bahasa menurut pemakian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, dan orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicaraan. Soepomo (dalam Suwito, 1983: 23) menyebutkan bahwa variasi bahasa adalah bentuk-bentuk bagian atau varian dalam bahasa yang masing-masing memiliki pola-pola yang menyerupai pola umum bahasa induknya.

Keanekaragaman bahasa dalam masyarakat tergantung pada konteks sosial masyarakat itu sendiri. Dalam kalimat lain bahwa variasi bahasa muncul disebabkan karena proses interaksi sosial dari pelaku bahasa yang beragam karena sebuah bahasa dalam masyarakat mempunyai sistem dan subsistem yang dipahami oleh penutur bahasa tersebut. Sejalan dengan itu, Chaer dan Agustina, (1995: 61) mengatakan bahwa terjadinya keragaman atau kevariasian bahasa ini bukan hanya disebabkan oleh para penuturnya yang tidak homogen, tetapi juga kegiatan interaksi sosial yang mereka lakukan sangat beragam. Variasi bahasa dilihat dari segi tempat, segi waktu, segi pemakainya, segi situasi, dan dari status sosialnya, Pateda, (1990: 52).https://hamjahdiha.or.id/2020/04/21/interfensi-dan-proses-terjadinya-interferensi-dalam-bahasa/

Jadi, keanekaragaman bahasa atau variasi bahasa tergantung pada konteks sosial masyarakat penutur bahasa tersebut. Karena setiap masyarakat atau setiap individu mempunyai perbedaan bahasa, baik dari bentuk pengucapannya maupun dari bentuk tata bahasanya. Seperti contoh misalnya, tidak jarang kita temukan bahwa di suatu tempat atau ada suatu individu ada yang menggunakan kata /aku/ dan /saya/. Pemakaian kata /aku/ dipakai pada suatu keadaan sosial. Kemudian kata /saya/ dipakai pada suatu keadaan sosial yang lainnya. Contoh lain adalah penggunaan kata /kates/ di suatu daerah, sedangkan di daerah lain dipakai kata /papaya/. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan atau variasi bahasa.

Abdul Chaer dan Leonie Agustina (1995:79), menyatakan bahwa variasi bahasa ditentukan oleh faktor waktu, tempat, sosiokultural, situasi dan medium pengungkapan. Faktor waktu menimbulkan perbedaan bahasa dari masa ke masa. Faktor daerah membedakan bahasa yang dipakai di suatu tempat dengan di tempat lain. Faktor sosiokultural membedakan bahasa yang dipakai di suatu tempat dengan di tempat lain. Faktor sosiokultural membedakan bahasa yang dipakai suatu kelompok sosial. Faktor situasional timbul karena pemakai bahasa memilih ciri-ciri bahasa tertentu dalam situasi tertentu. Faktor medium pengungkapan membedakan bahasa lisan dan bahasa tulisan.

Jadi, keanekaragaman bahasa atau variasi bahasa tergantung pada konteks sosial masyarakat penutur bahasa tersebut. Karena setiap masyarakat atau setiap individu mempunyai perbedaan bahasa, baik dari bentuk pengucapannya maupun dari bentuk tata bahasanya.

Menurut prasetyo bahwa ada 5 jenis ragam bahasa dalam masyarakat, yakni (a) Idiolek, (b) Dialek, (c) Tingkat Tutur, (d) Ragam Bahasa, dan (e) Register. Berikut penulis menjelaskan secara garis besarnya.

  • Idiolek

Idiolek adalah ujaran yang diujarkan oleh individu yang biasanya berbeda dengan orang lain, hal itu menjadi ciri khas individu tersebut. https://kbbi.web.id/ idiolek adalah keseluruhan ciri perseorangan dalam berbahasa. Contoh: Orang dengan latar belakang pendidikan yang tinggi atau akademisi akan sering mengatakan “perspektif” saat dia berbicara, dan kata atau frasa tersebut timbul karena kebiasanya menggunakan kata tersebut. Jadi idiolek menjadi penanda bagi seseorang tersebut.

  • Dialek

https://kbbi.web.id/ dialek variasi bahasa yang berbeda-beda menurut pemakai (misalnya bahasa dari suatu daerah tertentu, kelompok sosial tertentu, atau kurun waktu tertentu); regional dialek yang cirinya dibatasi oleh tempat, misalnya dialek Melayu Manado, dialek Jawa Banyumas; sosial dialek yang dipakai oleh kelompok sosial tertentu, misalnya dialek wanita dalam bahasa Jepang; temporal dialek dari bahasa yang berbeda-beda dari waktu ke waktu,

Misalnya apa yang lazim disebut bahasa Melayu kuno, Melayu Klasik, dan Melayu Modern, masing-masing adalah dialek temporal dari bahasa Melayu. Jadi dialek adalah variasi bahasa yang ada di suatu wilayah tertentu dan menjadi penanda wilayah tersebut. Selain itu, faktor sosial juga mempengaruhi dialek yang berbeda. Secara singkat bahwa faktor sisoal dan geografis mengakibatkan dialek masyarakat berbeda. Dialek biasanya berifat akumulatif bukan perseorangan. Misalkan suatu masyarkat berada disuatu wilayah tertentu punya dialek yang sama.

  • Tingkat Tutur

Tingkat tutur ialah variasi bahasa yang memiliki perbedaan antara penutur yang satu dengan penutur lain yang ditentukan oleh perbedaan kesopanan penutur terhadap lawan tutur, Soepomo, (1983). Penutur akan memilih kata yang diucapkan kepada lawan tutur sesuai dengan status sosial yang disandang oleh lawan tutur. Lawan tutur yang berbeda akan mengakitabkan penggunaan variasi bahasa yang berbeda pula. Tingkat tutur dilakukan secara sadar olah seseorang atau masyarkat tutur. Misalnya masyarakat Lombok, ketika berbicara dengan orang yang status sosialnya tinggi atau orang yang lebih tua, maka akan menggunakan bahasa yang lebih sopan.

  • Ragam Bahasa, dan

Ragam Bahasa merupakan dalam suatu bentuk bahasa yang bervariasi tergantung pada konteks penggunaan (topik yang dibahas, medium bahasa, dan hubungan antara penutur), https://guruakuntansi.co.id/. Ragam bahasa terjadi karena adanya perbedaan sudut pandang penutur, tempat, dan situasi. Hal ini mengkibatkan ragam bahasa resmi (formal) dan tida resmi (non formal). Ragam formal digunakan pada acara resmi tentu dengan pilihan kata yang yang sesuai dengan situasi.

  • Register

Register merupakan variasi bahasa yang digunakan oleh seseorang atau masyarkat tutur untuk suatu keperluan tertentu. Register memiliki maksud dan fungsi tertentu sesuai dengan maksud penutur, selain itu juga mencakup konteks sosial, (Prasetyo, 2018). Merujuk dari pendapat tersebut bahwa register merupakan ragam bahasa yang digunakan oleh individu sesuai dengan kebutuhan individu tersebut. Dalam kalimat lain bahwa register adalah ragam bahasa berdasarkan keperluan masyarakat atau individu tersebut. Misalnya dalam bidang sosial budaya, media, pendidikan dan lain sebagainya. Jadi, disetiap bidang tersebut tentu memiliki ragam bahasa yang berbeda pula.

Bahan bacaan :

Chaer, Abdul dan Leoni Agustina. 1995. Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Pateda, Mansoer. 1990. Sosiolinguistik. Yogyakar ta : Gadjah Mada University Press.

Prasetyo, Agung. 2018. Variasi bahasa dalam sosiolinguistik.https://www.linguistikid.com

Setyawan, Aan. 2016. Pengertian, Ciri, dan Contoh Register dalam Bahasa. https://belajarbahasa.id

Soepomo Poedjosoedharmo. 1983. Pengantar Sosiolinguisiik. Yogyakarta.: Universitas Gajah Mada.

kbbi.web.id

guruakuntansi.co.id/ragam-bahasa/Apa yang dimaksud dengan ragam Bahasa

*Ketua Dewan Pembina Hamjah Diha Foundation dan Staf Pengajar pada FKIP UNIQHBA Loteng

8 thoughts on “Ragam Bahasa dalam Masyarakat

  • June 16, 2020 at 5:50 am
    Permalink

    -Kesimpulan

    Bahasa Indonesia mengajarkan masyarakat Indonesia untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik secara lisan maupun penulisan yang sudah akurat, dan sebaiknya kita memerhatikan dalam penulisan harus sesuai dengan EYD karena penggunaan ejaan ini adalah resmi dalam sebuah ragam tulisan. Karena bahasa indonesia merupakan bahasa yang nasional yang artinya bahasa tersebut merupakan bahasa pengantar sehari-hari yang memudahkan kita untuk berkomunikasi.

    Secara garis besar, ragam indonesia terbagi menjadi dua macam, yaitu ragam lisan dan ragam tulis. Dimana kedua ragam tersebut memiliki perbedaan, yakni ragam lisan membutuhkan lawan bicara sedangkan ragam tulisan tidak membutuhkan lawan bicara. Ragam lisanpun akan tetap dapat dimengerti walau tanpa subjek, predikat, objek dan keterangan.
    Ragam Bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-
    beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan
    bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara. Ragam bahasa
    ini timbul karena latar belakang budaya, sejarah, ataupun letak geografis.
    Akibatnya muncul berbagai variasi bahasa Indonesia.

    -Saran

    Sebaiknya sebagai penduduk Indonesia, kita menggunakan ragam bahasa yang baik dan benar sehingga keberadaan ragam bahasa itu sendiri tidak punah dengan adanya bahasa-bahasa yang terkadang jauh dari aturan bahasa yang ada di Indonesia bahkan bertentangan.

    Reply
  • June 16, 2020 at 11:49 am
    Permalink

    Manusia sebagai makhluk sosial terjadi proses interaksi, tukar pikiran dan tentunya membutuhkan alat bantu untuk menyampaikan isi pikirannya kepada manusia yang lain. Alat bantu tersebut digunakan sebagai alat untuk bertukar pikiran antara manusia yang satu dengan yang lainnya, itulah yang disebut dengan istilah”bahasa”. Karena komunikasi itu bersifat heterogen, maka muncullah adanya “ragam bahasa atau variasi bahasa” dalam masyarakat, yakni bahasa yang digunakan berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, hubungan pembicara, kawan bicara dan orang yang dibicarakan.
    Variasi bahasa juga dapat dilihat dari segi tempat, waktu, pemakaian, situasi dan dari status sosialnya.
    Setiap masyarakat atau setiap individu mempunyai perbedaan bahasa, baik itu bentuk pengucapan maupun bentuk tata bahasanya, itulah yang menyebabkan terjadinya keanekaragaman bahasa atau variasi bahasa.
    Ragam bahasa dalam suatu masyarakat terbagi menjadi lima jenis, yakni idiolek, dialek, tingkat tutur, ragam bahasa dan register menurut Prasetyo.
    SARAN
    Kita sebagai warga negara Indonesia memiliki banyak ragam bahasa atau variasi bahasa, dikarenakan fungsi dari bahasa adalah alat untuk menyampaikan isi pikiran kita kepada orang lain. Jadi kita perlu mengetahui apa yang menyebabkan terjadinya keanekaragaman bahasa atau variasi bahasa dan jenis-jenisnya, agar menjadi tambahan wawasan kita.
    Dan kita sebagai warga Indonesia patut bangga karena kaya akan keanekaragaman bahasa serta menjaga dan melestarikannya agar tidak punah yang disebabkan ada banyak bahasa asing yang masuk ke Indonesia.

    Reply
  • June 16, 2020 at 11:52 am
    Permalink

    Manusia sebagai makhluk sosial terjadi proses interaksi, tukar pikiran dan tentunya membutuhkan alat bantu untuk menyampaikan isi pikirannya kepada manusia yang lain. Alat bantu tersebut digunakan sebagai alat untuk bertukar pikiran antara manusia yang satu dengan yang lainnya, itulah yang disebut dengan istilah”bahasa”. Karena komunikasi itu bersifat heterogen, maka muncullah adanya “ragam bahasa atau variasi bahasa” dalam masyarakat, yakni bahasa yang digunakan berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, hubungan pembicara, kawan bicara dan orang yang dibicarakan.
    Variasi bahasa juga dapat dilihat dari segi tempat, waktu, pemakaian, situasi dan dari status sosialnya.
    Setiap masyarakat atau setiap individu mempunyai perbedaan bahasa, baik itu bentuk pengucapan maupun bentuk tata bahasanya, itulah yang menyebabkan terjadinya keanekaragaman bahasa atau variasi bahasa.
    Ragam bahasa dalam suatu masyarakat terbagi menjadi lima jenis, yakni idiolek, dialek, tingkat tutur, ragam bahasa dan register menurut Prasetyo.
    SARAN
    Kita sebagai warga negara Indonesia memiliki banyak ragam bahasa atau variasi bahasa, dikarenakan fungsi dari bahasa adalah alat untuk menyampaikan isi pikiran kita kepada orang lain. Jadi kita perlu mengetahui apa yang menyebabkan terjadinya keanekaragaman bahasa atau variasi bahasa dan jenis-jenisnya, agar menjadi tambahan wawasan kita.
    Dan kita sebagai warga Indonesia patut bangga karena kaya akan keanekaragaman bahasa serta menjaga dan melestarikannya agar tidak punah yang disebabkan ada banyak bahasa asing yang masuk ke Indonesia.

    Nurwulan sari

    Reply
  • June 16, 2020 at 2:06 pm
    Permalink

    Pengertian Ragam Bahasa
    Kita sebagi salah satu mahluk tuhan yang ada di bumi. tentunya saling membutuhkan dengan yang lain. baik dalam berintraksi, tukar pikiran dan lain sebagainya. jika proses ini terjadi pasti membutuhkan alat untuk saling memahami satu sama lain, dan alat itu kita panggil dengan “bahasa”. Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi antara mahluk yang satu dengan yang lain.
    Komunikasi itu bersipat beraneka ragam atau sering disebut dalam masyarakat (ragam bahasa) yang dimana menurut pemakaian yang berbeda-beda, menurut taupik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, dan orang yang dibicarakan serta menurut mediom pembicara.
    Ragam bahasa(variasi) bisa ditentukan dengan faktor waktu,tempat, sosiokultural, situasi dan medium pengungkapan.

    Reply
  • June 16, 2020 at 3:07 pm
    Permalink

    Ragam bahasa adalah suatu istilah yang sering sekali dipakai untuk menunjukkan salah satu variasi pemakaian bahasa.
    Dalam beberapa masyarakat ada semacam kesepakatan untuk membedakannya antara dua macam ragam bahasa yang dibedakan berdasarkan status pemakaiannya (Chaer, 2012). Yang pertama ragam bahasa tinggi (T) adalah ragam bahasa yang digunakan dalam situasi formal. Ragam ini disebut juga ragam baku atau ragam standar. Misalnya pidato, surat resmi, dan buku pelajaran.
    Kedua, ragam bahasa rendah (R ) adalah ragam bahasa yang digunakan dalam situasi tidak formal. Ragam ini juga disebut ragam tidak baku atau ragam nonstandar. Misalnya di rumah atau di warung.
    Kritik:
    Dalam kehidupan masyarakat, tidak semuanya berbicara dengan satu bahasa yang sama. Sehingga ada ragam bahasa yang digunakan oleh masyarakat. Oleh karna itulah di setiap daerah di indonesia memiliki bahasa yang berbeda-beda, dan indonesia kaya akan bahasa yang di miliki masyarakatnya.
    Saran:
    Bahasa indonesia merupakan bahasa resmi negara dan mampu menyatukan ribuan bahasa yang beragam di Indonesia.
    Bahasa Indonesia perlu dipelajari oleh semua lapisan masyrakat. Tidak hanya pelajar dan mahasiswa saja, tetapi semua warga Indonesia wajib mempelajari bahasa Indonesia.

    Reply
    • June 16, 2020 at 3:12 pm
      Permalink

      Ragam bahasa adalah suatu istilah yang sering sekali dipakai untuk menunjukkan salah satu variasi pemakaian bahasa.
      Dalam beberapa masyarakat ada semacam kesepakatan untuk membedakannya antara dua macam ragam bahasa yang dibedakan berdasarkan status pemakaiannya (Chaer, 2012). Yang pertama ragam bahasa tinggi (T) adalah ragam bahasa yang digunakan dalam situasi formal. Ragam ini disebut juga ragam baku atau ragam standar. Misalnya pidato, surat resmi, dan buku pelajaran.
      Kedua, ragam bahasa rendah (R ) adalah ragam bahasa yang digunakan dalam situasi tidak formal. Ragam ini juga disebut ragam tidak baku atau ragam nonstandar. Misalnya di rumah atau di warung.
      Kritik:
      Dalam kehidupan masyarakat, tidak semuanya berbicara dengan satu bahasa yang sama. Sehingga ada ragam bahasa yang digunakan oleh masyarakat. Oleh karna itulah di setiap daerah di indonesia memiliki bahasa yang berbeda-beda, dan indonesia kaya akan bahasa yang di miliki masyarakatnya.
      Saran:
      Bahasa indonesia merupakan bahasa resmi negara dan mampu menyatukan ribuan bahasa yang beragam di Indonesia.
      Bahasa Indonesia perlu dipelajari oleh semua lapisan masyrakat. Tidak hanya pelajar dan mahasiswa saja, tetapi semua warga Indonesia wajib mempelajari bahasa Indonesia. Meskipun banyaknya ragam bahasa yang ada di indonesia, akan tetapi bahasa indonesia tetaplah bahasa resmi negara, dan setiap masyarakat juga harus bisa menguasainya.

      Reply
  • June 17, 2020 at 5:51 am
    Permalink

    Ragam Bahasa adl berbagai macam Cara manusia agar bisa saling tukar menukar pendapat dan bisa saling menerima pendapat, tentunya berbagai macam cara supaya mudah atau cepat kita memahami pendapat pendapat yang dia
    samapaikan /ucapakan
    Idiolek. Ialah kebiasaan kebiasaan yang kita ucapkan kepada orang tersbut, hingga dia bisa memahaminya Secara langsung (Randa).
    Dialek. Penanda atau kode /isarat dari bahasa yang dipakai oleh seseorang dan Tampa kita kasih tau dia akan paham dengan sendirinya.
    Tingkat tutor. tata cara kita berbicara terhadap orang yang lebih tua maka kita harus harus mekakai bahasa yang halus dan sopan sebagai tanda kita berbicara kepada orang yang lebih tua dari kita.
    Register. Pada dasarnya bahwa kita mengucapa ucapan yang harus kita jaga dan bertanggung Jawap.

    Reply
  • June 17, 2020 at 7:25 am
    Permalink

    Manusia sebagai makhluk sosial, tentunya tidak akan pernah bisa hidup sendiri dan pasti membutuhkan makhluk sosial lainnya. Untuk berinteraksi dengan makluk lainnya, tentunya kita membutuhkan yang namanya bahasa. Bahasa ini sendiri kita gunakan sebagai alat bantu untuk berkomunikasi dengan yang lainnya agar bisa saling memahami dan bertukar pikiran.
    Jadi, variasi bahasa adalah pemakaian bahasa yang berbeda dalam suatu kondisi tertentu dan menurut topik yang di bicarakan.
    Ragam bahasa itu sendiri muncul karena adanya interaksi secara langsung yang beragam yang digunakan oleh manusia itu sendiri yang misalnya, sekelompok orang berasal dari daerah yang berbeda. Dari sana, muncul yang namanya keragaman bahasa.

    Saran :
    Dengan adanya keanekaragaman bahasa yang ada di indonesia, kita harus mempertahankan dan melestarikan keragaman bahasa yang sudah ada.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *